Istilah Operations Research / Management Science (OR/MS) mungkin sudah tidak asing terdengar di telinga mereka-mereka yang pernah belajar ilmu ekonomi di bangku kuliah. Ini disebabkan kuliah OR/MS merupakan satu dari sedikit mata kuliah kuantitatif yang wajib diketahui oleh para mahasiswa ekonomi. Jadi kalau ada yang bilang, ambil kuliah ekonomi untuk menghindari hitung-hitung-an, ya salah besar !🙂

Selain mahasiswa ekonomi, mahasiswa teknik industri pun mengenal baik istilah OR/MS ini. Meskipun kedua istilah ini, OR dan MS, seringkali digunakan secara bersamaan, ada perbedaan di antara keduanya. Menurut wikipedia online :

When a distinction is drawn, management science generally implies a closer relationship to the problems of business management. Operations research also closely relates to industrial engineering. Industrial engineering takes more of an engineering point of view, and industrial engineers typically consider OR techniques to be a major part of their toolset.

Jadi sederhananya, sesuai dengan namanya, MS lebih merujuk ke sisi ekonominya, sementara OR ke sisi teknisnya. Namun demikian, OR/MS ini sebenarnya adalah cabang multi disiplin dari matematika terapan yang mana menggunakan, antara lain, mathematical modeling, statistics, dan algorithms untuk memperoleh hasil yang optimal dari sebuah permasalahan yang kompleks. Hasil yang optimal dapat berarti memaksimalkan keuntungan atau meminimalkan kerugian atau bahkan keduanya secara simultan. Hanya sayangnya, tidak banyak jurusan matematika di PTN/PTS yang menawarkan konsentrasi studi di bidang ini😦

OR-FatherSampai sekarang, belum ada kesepakatan siapa sebenarnya pelopor dari OR/MS ini. Namun demikian ada yang menganggap Charles Babbage (1791-1871), seorang matematikawan Inggris, sebagai “bapak OR” karena penelitiannya mengenai biaya transportasi dan penyortiran surat-surat di Penny Post, Inggris tahun 1840.

OR/MS semakin populer selama masa Perang Dunia II. Saat itu, para ilmuwan dari United Kingdom berupaya menemukan solusi yang optimal menyangkut penyaluran logistik dan penjadwalan latihan para tentara. Setelah perang usai, dimulailah babak baru penerapan OR/MS untuk kasus serupa di dunia industri. Dengan berkembangnya teknologi, khususnya komputer, OR tidak lagi terbatas pada masalah operasional semata.

Nah, bagaimana dengan optimization ? Masih menurut wikipedia, optimization dipandang sebagai alat yang digunakan oleh para OR analis, disamping alat-alat lain seperti statistics, stochastics, queueing theory, game theory, graph theory, decision analysis, simulation, dan computer science, untuk memperoleh hasil yang optimal.

Sementara menurut kacamata penulis, optimization adalah bagian matematika dari OR itu sendiri. Mulai dari mathematical modelling dari sebuah permasalahan nyata hingga menemukan titik optima dari fungsi obyektif yang terbentuk dari pemodelan yang biasanya disertai dengan kendala-kendala, semuanya dicakup oleh optimization. Dengan kata lain, optimization mempelajari pelbagai teknik pemodelan dan pengoptimalan secara matematis dari OR.